Lirik Aldo Doodle - Firstya's Day

Firstya's Day

Semua langkah dilalui
Biarlah menjadi jejak terlampaui
Ketika kau tertunduk rapi
Jangan sampai musnahkan mimpi

Tunjukkan gigimu, lengkungkan bibir
Dunia cengang karena kau telah hadir
Jangan kau sindir, ini sebagai akhir
Karna kau lebih hebat dari apapun yang kau fikir

Tersenyumlah selalu pada dunia
Karena dunia masih sangat ceria
Ini saatnya engkau bahagia
Because this is Firstya’s day (2x)

Disaat kau mulai terkikis
Ingatlah bahwa kau mamu menampis
Walau tahu hatimu kini sedang teriris
Tetap berdiri dalam garis

Lengkungkan bibir
Dunia cengang karena kau telah hadir
Jangan kau sindir, ini sebagai akhir
Karna kau lebih hebat dari apapun yang kau fikir

Tersenyumlah selalu pada dunia
Karena dunia masih sangat ceria
Ini saatnya engkau bahagia
Because this is Firstya’s day (2x)

Ini harimu, ini duniamu
Semuanya ada padamu
Dan kau jangan sampai kau hancur
Jangan sampai kau lebur
Aku disini untuk menghibur

Tersenyumlah selalu pada dunia
Karena dunia masih sangat ceria
Ini saatnya engkau bahagia

Because this is Firstya’s day (Until End, (6x))


Read Users' Comments ( 0 )



Curhatanku
            Heiiheii kalian yang mungkin udah lama banget gak baca tulisannya aldo, ini aku mau nulis untuk yang kedua kalinya tentang hal yang sedikit mirip menurutku. Tentang sesosok manusia setengah bidadari seperempat lemak ini. Yang selalu bisa bikin aku bahagia banget di tiap harinya. Akhir-akhir ini dia suka ngilang mulu, dia suka bikin bingung aku. Ya, biarpun aku rasa dia tidak tahu betapa bingungnya orang seperti aku ini. Yang bisa dikatakan baru saja menemukan kebahagiaannya.
            Tulisan ini lebih mirip tentang sebuah curhatan. Curhat tentang dia kali ya, waktu itu hari jumat,.. iyaa hari jumat kalo gak salah. Emang bener hari jumat!! Aku bahagia banget bisa duduk di sampingnya dengan jarak lebih dekat dibandingkan pada saat aku menulis tulisan ini di layar bersinar yang menyilaukan mataku (walaupun sinarnya (Lidya) lebih mampu mengisi ruang gelap di hariku). Dia benar-benar sempurna, tapi sekarang dia belum sempurna. Karena aku rasa sempurnanya dia adalah “Bersamaku” :D hehee. Sedikit naïf boleh kan ya;)
            Dia putih (lebih putih daripada aku), dia pinter (lebih pinter daripada aku), dia hebat (lebih hebat daripada aku), dia jago nyanyi (lebih jago daripada aku). Kayaknya kalo yang terakhir itu perbandingan kejagoannya dengan aku itu bener2 jauh. Hehee. Anggap saja aku sengaja gak jago nyanyi, supaya,.. aku bisa megang gitar dengan pundakku yang tersandari oleh kepalanya dan kita melantukan lagu bareng2. Hehee mungkin lagunya itu… “Menemukanmu” cover pertamaku yang emang bener2 sengaja buat dia. Coba search “Aldo Doodle” di www.soundcloud.com hehee promosi di saat yang tepat.
            Itu secuplik curhatanku yang kiranya bisa membuatku lebih semangat lagi untuk mengaguminya, dan bukan sekedar berterima kasih untuk segala hal yang telah mampu ia berikan padaku.
           


Read Users' Comments ( 0 )



Read Users' Comments ( 0 )



Es Krim Stroberi
            Halo tes… tulisan ini, tulisan ini sengaja dibuat pas kondisi tubuh mengalami kesendirian. Menanti dia yang lagi belajar hari ini. Lama banget, entah apa yang dipelajari. Meski kita sama-sama besok akan menghadapi ujian kenaikan kelas yang sangat menyeramkan.
            Aku pengen jelasin nih si hayati yang biasanya temani hari-hariku akhir-akhir ini, dan harapannya supaya gak berakhir sih. “Cewek paling menyebalkan sedunia”. Ya, itu kalimat yang sering aku utarakan ketika aku berusaha mengutarakan seperti apa dia. Sulit dan susah di jelaskan mengapa bisa seperti itu. Jalan pikirannya itu gak seperti cewek biasanaya. Bahkan sampai saat ini aku masih belum bisa mengerti caranya dia berpikir.
            Tulisan ini dasarnya pengen ngungkapin kekagumanku pada sosok hayati ini. Seharusnya tulisan ini gak dibuat baru-baru ini. Ya aku rasa seperti itu. Mungkin dulu aku masih belum memiliki keberanian yang cukup untuk menulis ini. Tapi setelah waktu terus berjalan setelah detik berdetak sejauh ini. Baru di hari ini aku baru bisa mengungkapkan betapa indahnya dia seharusnya. Tapi aku rasa dia agak sedikit kurang tau akan kelebihannya sendiri.
            Oke sekarang masuk ke nama aslinya, nama aslinya bukan hayati. Cuma baru-baru ini aja aku manggil dia hayati. Dia juga sih yang minta di panggil hayati (mungkin):D. Namanya cantik Lidya Valent Shafira kalo pengen tau seperti apa hayati yang aku maksud ini, tinggal buka di twitternya dia @lidyavalentshaf disana kalian akan menemukan betapa anehnya hayati ini. Mulai dari manjanya dia, hobi makannya dia yang sedikiti berlebihan. Dan yang paling penting keisengan dia untuk memposting foto kukunya yang warnanya udah item banget, kayak upil yang udah kelamaan di idung.
            Lidya Valent Shafira, cewek cantik, berkulit putih, cukup tinggi, unik, banyak hal dari dia yang menarik. Tulisan ini cuma sedikit pembuka untuk menuju ke tulisanku yang selanjutnya.ini, tulisan buat dia. :D
            “hey cantik, ya sekedar tulisan sedikit. Cuma pengen ngucapin terima kasih dengan cara yang bisa aku lakuin. Aku gak jago-jago banget buat bikin tulisan yang bagus dan rapi. Tapi ini sedikit usahaku. Pengen nunjukin betapa bahagianya aku saat kamu hadir di hari-hariku, saat aku bisa tau bahwa menyebalkan juga bisa membuat aku rindu. Canda-canda yang biasa menurutmu terasa sangat luar biasa dalam hidupku. Kamu bisa bikin aku berusaha untuk menjadi lebih baik lagi, bahkan seperti saat ini saat kamu sampe bisa baca tulisan ini. Terima kasih buat semuanya sekali lagi. Aku gatau lagi dengan cara apa ngomongnya, mungkin tulisan ini bisa lebih gak terbatah-batah untuk ngucapin terima kasih dengan apa yang kamu lakuin. Kamu hebat kamu Cuma satu dan satu-satunya buat aku, semoga setelah ini aku bisa ngalahin pakdhe eskrim itu buat kamu :D.”


Read Users' Comments ( 0 )

UNTUKMU YANG (PERNAH) SINGGAH DI HATI



UNTUKMU YANG (PERNAH) SINGGAH DI HATI
            Pernah sesekali waktu aku bangun dari tidurku yang cukup nyenyak ini. Dan tidak sengaja kucari namamu yang biasanya mengisi daftar notifikasiku. Walaupun menyapaku hanya dengan seutas kata “pagi”. Namun kata itu terasa sangat berarti untuk pagiku. Notifikasi sosial media yang seharusnya terdengar merdu karna tertulis namamu disitu, kini tak kurasa lagi betapa hanyutnya nada tersebut.
            Tak jarang kenangan yang begitu manis seperti es krim stroberi kembali melintas di pikiranku yang kini sudah tidak bisa lagi berjalan dengan seharusnya. Tampak di sudut ruang kecil ini, debu yang pernah menemani kita menghabiskan detik demi detik. Saksi bisu yang terlalu banyak apabila ditemui satu persatu. Bagaimana aku bisa lupa akan hadirmu ? apabila disetiap langkahku aku melihat benda yang bisa mengingatkanku akanmu. HP ini, yang pernah memotret kisah lucu kita berdua. BBM ini yang pernah dipenuhi kalimat-kalimat manja darimu. Pundak ini yang pernah lama kau sandari. Telinga ini yang pernah mendengar bisikan manismu. Abadi dan tak akan mati.
            Aku juga ingat bagaimana lucunya wajahmu ketika menangis, betapa menyebalkannya wajahmu ketika kamu cemburu pada seseorang yang sebenarnya tidak ada apa-apanya dibandingkan denganmu. Kenangan itu masih nyata terasa. Roda memang harus berputar, jika tidak. Tidak akan ada yang maju ataupun mundur. Kelanjutan kisah itu masih perlu untuk kita ketahui, kita hadapi, dan kita nikmati.
            Kubuka foto-foto lama yang masih belum ada jaring laba-labanya. Kisah ini pernah kita lewati, kisah ini pernah kita jalani. Beruda, iya hanya berdua. yang terdengar cukup nada merdumu dan suara sumbangku yang berisik. Masih juga sering kuingat. Voice note yang biasanya mengisi sela-sela kosong hariku menemani cela-cela sempit sibukku. Seandainya saja aku bisa tahu jika ini yang terjadi. Mungkin aku lebih memilih untuk tidak mengenalmu, daripada aku harus melupakanmu. Mungkin melupakan seseorang adalah hal yang mudah, tapi melupakan kenangan bersama seseoranglah yang akan sangat sulit untuk dilupakan.
            Cerita ini mengajarkanku pada satu hal nyata yang memang harus di hadapi. Perpisahan adalah teman dari pertemuan, dimana tidak akan ada hal yang bisa memisahkan mereka berdua. Rela ?, iya aku harus rela. Mungkin ini sepenggal paragraf yang bisa ku bagi dengan apa yang ku alami. Kita semua akan menikmati fase ini, fase dimana kita harus bangun dari nyenyak kita di pagi tadi, dan meskipun tidak sengaja mencari nama seseorang yang ingin kita cari. Kita harus sadar, bahwa orang itu sudah tidak ada bersama kita lagi.


Read Users' Comments ( 1 )

Aku dan Kamu Berbeda

Intro : C, G-F 6x

C                       G
Satu mimpi jutaan cerita
C                       G                  
Saat kita mengejar bersama
F                                  C
Menyatukan cinta menduakan segalanya
Dm                              G
Tunjukkan semua warna yang buta

Interlude : C, G-F 2x

** :

C                                 G-F-G(G)
Malam dingin kita taklukan
C                                             G-F-G(G)
Tumpahkan semua yang kita telah tuangkan
F                                  C
Berlari mengejar sebuah bayangan
Dm                              G         C         C7
Meraih matahari bintang dan bulan (1,2,3,4)

REFF:

F                      G         C
Aku dan kamu berbeda
F                      G         C
Kita satukan yang ada
Dm                  G         C-C/B-Am-G
Tebarkan kisah selalu berbagi
F                                  G                    
Dan tinggalkan kebahagiaan yang ku nanti


Back to Interlude, ** (), Reff, Interlude
Solo :   C, G, C, G, F, C, Dm, G, C C7
            F, G, C  2x Dm, G, C-C/B-Am,G, F, G, C, C7

Reff 2x


Read Users' Comments ( 0 )