CERPEN SEMBELITKU KEKASIHKU

SEMBELITKU KEKASIHKU

Ceritaku yang ini mungkin ceritaku yang paling jorok. Awal mula cerita ini terbuat memang karena spesies penyakit mematikan. SEMBELIT. Ketika aku lagi makan siang di kantin bareng Tomi dan Bella, (Aku tidak lagi memanggilnya kak). makan bakso yang extra pedas, pedasnya level 3. Ini sudah sangat pedas sekali, karena perutku tidak terlalu kuat, berlawanan dengan penyakit jombloku yang begitu kuat bersamaku. Aku terbengong seperti hari-hari biasanya akibat penyakitku Jomblo Stadium 4. Aku berusaha mencari cewek lagi setelah pertama kalinya aku gagal mendapatkan cewek. Karena memang hanya sekali aku berusaha, memperebutkan hati Bella itu.
Bel masuk pun berbunyi aku memasuki kelas bersama Tomi, Budel, dan Kelvin. Teman satu kelas yang sangat akrab ini. Mengalahkan persahabatan boyband smash. Pak guru yang mengisi kelas hari ini terlihat begitu seram, dengan rambut setengah botak, tangan seperti olahragawan. Dan penggaris panjang sepanjang titit kuda.
Perutku terasa begitu sakit, mules. Mungkin akibat makan bakso yang terlalu pedas tadi. Belom lagi aku tambah mules ketika liat wajah Pak Bagiono di depan kelas. Aku bingung apa yang harus aku lakukan, lagi-lagi aku apes di sekolah. Mungkin aku merupakan orang terapes ke 17 di buku Guinnes World Record. Aku berusaha untuk  kentut tapi tidak bunyi, aku ngeden sekuat tenaga. Tapi alhasil “Tiiiiiuuuuuuuuuutttt” kentut pelan tapi merdu keluar dari pantatku. Masalah yang terjadi adalah teman-teman satu kelas mengetahui bahwa aku kentut. “Kerjaanmu cup” sahut salah seorang teman kelasku.. “hahahahahaha” mereka meneertawaiku secara kompak. “Diam” kata Pak Bagiono. “Ihh si botak marah” kata Kelvin yang duduk dibelakangku.
Kentutku berbuntut panjang, sudah aku ditertawakan dan disalahkan orang satu kelas karena kentutku yang lucu namun bisa mematikan ini trercipta. Perutku makin mules seiring berjalannya waktu. Setelah bel istirahat aku langsung buru-buru pergi ke toilet tengah kelas. Sial, masih harus antri, dan akhirnya aku masuk ke kamar mandi wanita karena aku sudah tidak kuat lagi menahan sakit perutku ini. Eekku yang mungkin sudah 2cm dari permukaan, tidak bisa keluar mungkin karena dia ngambek ditahan 2 jam.
“Tom anterin aku pulang yuk, gak tahan”,
“Gak tahan mau ngempeng nyokap cup?”, katanya nyebelin.
“yaa kagaklah, aku kebelet PUP , ayoolah”
“Kagak ahh, aku kenak marah pak guru ntar” jawab Tomi. Yang terjadi aku malah kabur dari sekolah dengan menyogok satpam uang 50000 perak. Sesampai aku dirumah aku langsung ke WC. Tapi tetep aja sembelit itu menghantuiku. Aku memeras otak untuk menemukan cara menghilangkan penyakit sembelit ini tadi. Karena aku yakin, apabila aku masih saja sembelit, esok hari aku takkan berani masuk sekolah lagi.
Tengah malam pukul 2. Aku tidak bisa merasakan nyenyaknya tidur, karena perutku rasanya seperti ditusuk samurai.  Tidak kuat lagi aku menahan. Sakit yang aku raasakan tidak lagi aku bisa tahan. Aku terbangun, aku pergi ke WC tengah malam, tetap saja aku tidak bisa berak dengan lancar. Aku langsung tidur lagi dengan tidak memepduilkan sakit perutku yang selalu mengusik.
Pagi tiba, akhirnya aku mencoba pijit-pijit sedikit perutku, karena siapa tahu saja bisa tidak sembelit lagi, tapi tetap saja aku sembelit. Dan akhirnya aku paksakan untuk mencoba berangkat sekolah. Sekolahpun jadi tempatku mengadu rasa sembelit ini. Dia (sembelit) selalu menggangguku waktu jam perlajaran sekolah. Tapi apalagi yang bisa aku perbuat dengan rasa ini. Sembelitku lebih perhatian ketimbang kakasihku sendiri. Karena sembelit ini selalu menemaniku tiap hari.
            Rasa yang telah aku pendam, yaitu rasa sembelit di perut, akhirnya bisa terselesaikan. Ketika aku memasuki kamar mandi, dan aku tidak sengaja membawa handphone ke dalam kamar mandi. Dan aku gunakan untuk memutar lagu saja, sambil aku nongkrong di atas kloset. Mungkin kalo ada warkop dekat kloset mungkin bakalan lebih laku. Karena kloset merupakan tempat yang baik untuk nongkrong. Mulai dari anak-anak sampai tua, pasti pernah nongkrong di kloset. Jadi peluang kerja bagus untuk membangun warkop di dekat kloset.
            Setelah lagu pertama selesai “when you’re gone – Avril Lavigne” lagu yang berikutnya aku dengar adalah lagu asing yang aku dengar. Tapi dengan berputarnya lagu tersebut, seperti ada yang mendorong kotoran ini keluar. Dan akhirnya aku sembuh dari sembelit selama 3 hari ini. Ternyata lagu yang aku dengar adalah “Devil Slide – Joe Satriani” jadi tips ini mungkin bisa juga anda terapkan. Dan kini tiap kali aku pergi ke kamar mandi untuk nongkrong di kloset, aku selalu mendengarkan lagu ini, dan kini aku terhindar dari penyakit sembelit. “BAB itu mahal harganya, seandainya kita tidak bisa BAB, jangan siakan BAB mulai saat ini”
            Jadi itu satu gambaran lagi untuk kita manusia, kita manusia itu tidak ada yang sempurna. Karena kita semua masih mengeluarkan kotoran dari tubuh kita. Dari telinga kita, dari hidung kita, dari pantat kita. Bahkan dari mulutpun kita sering mengeluarkan kotoran. Jadi selama hidup jangan pernah sombongkan dengan apa yang kita miliki. Ini semua hanyalah titipan semata. Kita itu kotor, kita itu jorok, kita itu tidak akan pernah sempurna.


Read Users' Comments ( 0 )


BIDADARI TAK BERSAYAP "SELINA ANGGARITA"

                Penyesalan datangnya selalu di akhir. Aku setuju dengan pernyataan tersebut. Cerita ini aku buat untuk masa laluku “Selina Anggarita”. Semoga saja dia mengingat kejadian ini, dan dia mau memaafkan kesalahan yang pernah aku buat. Jujur saja, aku masih mencintainya. Ini untukmu Selina.
                Ceritanya dulu waktu aku berjalan-jalan di depan kelas layaknya setrika yang mondar mandir, mataku tiba-tiba perih. Bukan perih karena apa. Perih karena aku kemasukkan debu. Setelah aku kemasukkan debu. Mataku tidak bisa lagi aku gunakan untuk berkedip. Aku melihat di sebrang ada bidadari tanpa sayap di depan kelas tetangga sekolahku. Masih satu komplek. Sekolah ini berada di ibu kota jawa timur, yaitu Surabaya.
                Setelah kejadian itu terjadi, naluri lelaki keluar. Aku bakaaln berusaha merebut cintanya, aku bakalan mencari cara bagaimana mendapatkannya. Hingga suatu saat aku meminta nomer handphonenya ke temanku, dia satu komplek dengan Selina. Jadi rencana awal berjalan dengan mudah.
                Setelah aku mendapatkan nomernya, aku tidak sabar menunggu kepulangan sekolah. Akhirnya aku pura-pura saja sakit perut. Dan akhirnya aku bisa pulang ke rumah dengan selamat. Tapi apa yang terjadi, kenapa aku tidak berfikiran yang lain. Padahal kan Selina belom pulang dari sekolah, ngapain aku harus buru-buru pulang sekolah. Itulah cinta, bisa membutakan mata. Dan cinta itu tak ada logika. Jadi cinta itu membuat kita seperti PSIKOPAT.
                Dan setelah aku tunggu beberapa lama, akhirnya jam 2 aku mulai sms Selina, aku bertanya banyak sekali, dan kenalan. “boleh kenalan gak?” aku bertanya dengan rapi dan sopan. Lantas dia jawab “Am AmyU cP”. Disitu aku mualai tahu, alay itu beda tipis sama orang bisu. Tapi biarlah seiring berjalannya waktu dia udah berubah kok. Berubah makin alay maksudnya. Tapi dari sara dia seperti itu, aku suka. Aku bisa jatuh cinta sama dia, aku bisa nyaman sama dia.
                Mulai terbuat sms-sms yang gak penting, “Kamu udh maem blomb, klo blomb buruan maem, ntr sakit lho, kalo sakit hilang cantiknya”. Tunggu-tunggu, coba ptak kita digunakan sejenak untuk berfikir, bakalan aneh kata-kata itu tadi. Orang gak maem aja dibilang mau sakit, kalo sakit nanti hilang cantiknya. Piker aja sendiri apa keanehannya. Dari situ pula mulai tercipta rasa antara kami berdua. Seperti rasa salmon, rasa durian, rasa apel, dan nano-nano.
                Betapa bahagianya hati ini bisa membuat anak sesempurna Selina bahagia sama aku, yang terpenting menurutku adalah. Bagaimana cara membuat Selina bahagia apabila Selina lagi bersama diriku. Dan tulisan ini usahaku untuk membahagiakannya, sekaligus menyadarkannya. Bahwa aku masih mencintainya. Tapi ini usaha, dia sudah bersama yang lainnya. Dia sekarang sudah bahagia. Yang penting dia bahgia, aku bakalan ikut bahagia juga kok. (kata-kata munfaik yang 87,5% anak muda Indonesia mengucapkannya)
                Dan ketika aku lulus SMP, aku harus pindah ke tempat asalku, dimana aku dilahirkan, di kota Lumajang, desa Jatiroto kebanggaanku. Namun aku bingung aku harus berbicara gaya apa ke seina, aku tak kuat lagi menahan tangis ketika aku harus meninggalkan Selina. Aku pergi tanpa memberitahu Selina, dan mungkin itu kesalahan terbesarku selama aku hidup. Selina sudah berusaha mencari-cari aku *GR*. Tapi aku tidak ada respon. Itu hanya karena aku takut aku makin larut dalam kesedihanku. Aku mulai tergerus dengan bayangan-bayangan yang selalu hadir di sela-sela mimpiku. Aku takut membuatnya terluka, tanpa pernah aku sadari. Dengan cara seperti ini aku makin membuatnya terluka.
                Setelah beberapa saat menghilang dari peradapan hidup Selina, aku berusaha mencari Selina lagi. Lewat pin BB yang aku dapat dari teman, namun kini, drinya telah berubah, dia sudah benar-benar melupakan aku. Sampai tiba saatnya air mata ini tak bisa menetes lagi memikirkan Selina. Setelah aku mencari dan mengetahui dia kini telah berubah. Raut wajahku telah berubah seperti tahanan yang sudah bertahun-tahun di dalam bui. Tapi semoga dia mengerti.
                Ini certia yang bisa aku bagi ke temen-temen. Jangan pernah sia-siakan orang yang saat ini bersamamu. Cerita ini diambil dari kejadian nyataku. Yang sampai saat ini tidak mampu aku lupakan. Dan aku masih selalu menunggu dia kembali. Menunggu dia pulang. “BIDADARI TAK BERSAYAP” adalah lagu yang aku buat untuknya. (di youtube ada). Rubah hidupmu saat ini, raih mimpimu bersama orang yang berada diesbeahmu saat ini. Peluk dia. Cium dia. Sayangi dia. Jaga dia. Dan katakana, “KITA GAK BOLEH BERPISAH, KITA HARU SEPERTI RUMPUT YANG SELALU TEGAR MENGHADAPI SEMUA PERCOBAAN, SEMUA MASALAH, SEMUA BENCANA,, AKU SAYANG KAMU”. Cuma cerita ini yang bisa aku buat untuk kamu Selina, supaya kamu ingat kembali semuanya. Dan sadar aku masih mencintaimu.


Read Users' Comments ( 0 )

CERPEN NOVEL "CINTA KETUA OSIS"



Cinta Ketua OSIS

Hari mos pertama tiba, rasa deg-degan yang tiada henti membuatku mau pingsan. Tapi biarlah rasa itu mengiringi hari pertamaku masuk sekolah. Bel masuk berbunyi, diadakanlah upacara pembukaan, yaa karena kalau upacara penutup pasti hari mos terakhir? Gila! Aku kaget disana, pemimpin upacaranya ganteng banget. Tapi kenapa aku jadi cari cowok ganteng? Harusnya aku nyari cewek cantik kan?? Tenang.. tenang.. aku masih normal kok.
            Apa yang terjadi setelah itu aku tak pernah menduga, masuklah ke lapangan upacara sosok ketua osis yang  bisa buat aku mimisan^^. Namanya bella. Aku gak bisa bayangin apa yang terjadi kalo aku papasan dengan jarak hanya 5m, bakalan masuk UGD mungkin. Namanya anak yang baru mengenal cinta, pasti tidak akan berhenti untuk memikirkan kejadian tersebut.
            Beruntunglah aku, karena kak Bella menjaga kelasku, kelas 101. Dan seperti biasa siswa baru pasti langsung disuruh melakukan perkenalan. Dan aku melakukan perkenalan seperti biasanya. Namaku Muhammad Yusuf Al Qodri, panggil aja…. “Ucup” sahut teman satu sekolahku di SMP dulu, Tomi. Bukan-bukan aku biasanya dipanggil Aldo. Pikirku dalam hati : MotherFu**er banget si Tomi tadi. Sejak saat itu pula panggilanku berganti menjadi Ucup. Aku udah jadi bahan tertawaan dikelas, sialnya lagi si kak Bella dan kak Boby ikut ketawa juga. Lebih apes lagi aku langsung nyolot aja. Osis ngeselin!!! Masak ada siswanya diketawain ikut tertawa?.
            Dan sial banget, aku harus jadi bahan bulanan kakak senior itu. Hari ini mungkin kiamat KW 17 batinku dalam hati. Aku diminta oleh kak Boby untuk ngegombal ke kak bella, gila!! Pasti udah tau kan gimana rasanya jadi aku??!! BAHAGIA lahh. Namun akhirnya aku bakalan ngegombal kak Bella tapi akhirnya aku pingsan dan gak jadi.
            Ketika bel istirahat berbunyi aku tersadar. Aku pergi ke kantin bareng Tomi, meski anaknya jahil namun Tomi ini termasuk anak yang perhatian. Dijalan aku bertemu lagi sama si TroubleMaker “Boby”, “Ucup gampang KO ternyata, hahaha”. Aku cuek aja, langsung jalan ke kantin dan bilang ke Tomi “Gara-gara kamu tom, aku jadi dipanggil ucup” bercanda lagi..^^ Enak banget dia ngomong kalo tadi bercanda, dia gak tau dampaknya  GEMPA BUMI. Di kantin lagi-lagi aku beruntung, bertemu kak Bella. Tom duduknya deket kak Bella aja ya. “terserah kamu aja deh, kasihan habis pingsan hehehe”.
            Akhirnya aku bisa berjarak tak lebih dari satu meter. Mintalah aku pin BBnya kak Bella. Kak.. boleh dunk minta pinnya, tak ada reaksi. Gawat dia ternyata cewek yang cuek tapi gak pelit. Dia langsung aja nulis pinnya di tisu. Dengan reaksi begitu aku seneng banget, tapi ujung-ujungnya penyakit aku kambuh. Untung aja kali ini aku gak pingsan, tapi cume gak sadar sebentar, tiba-tiba waktu bangun aku sudah berada di UKS lagi. Kebayang kan siswa baru yang lain sudah mengenal lingkungan sekolah. Tapi aku hanya mengenal UKS. Gimana enggak, aku sehari udah 2 kali di UKS, aku aja jadi telat pulang karna di UKS.
            Setelah mendapatkan pinBB pastinya langsung saja aku invite, hatiku resah menunggu. Mungkin resah menunggu yang aku rasakan ini serasa resahnya menunggu kereta api keberangkatan 6 pagi tapi aku nunggu mulai jam 3 subuh. Kak bella baru confirm aku pukul 7 malam. Lagi-lagi penyakitku kambuh aku langsung mimisan waktu kak bella confirm BBku. Gembira bukan main..
            Langung saja aku BBM kak bella..“Kak, lagi sibuk kah?”, aku bbm si Bella. “Gak kok dek, Cuma lagi kerjain persiapan MOS buat besok”. Hatiku lagi-lagi ngomong sama aku, “Itu namanya sibuk cup”. “Kamu kenapa ikutan manggil cup?”. Aku bales lagi BBMnya, “Aku ganggu taa kak?”. Namun akhirnya Kak Bella tidak membalas BBMku untuk yang kedua kalinya. Hatiku nangis, akupun juga.
            Hari esok telah datang, mungkin tidak begitu cerah untuk ukuran jam set 7 pagi pada hari MOS kedua. Akupun melakukan hal yang tidak biasanya aku lakukan. (Menghampiri cewek (Kak Bella), pada hari kedua MOS ini aku tidak lagi dijaga oleh kak Bella, hatiku menangis akupun juga^^.
Ketika istirahat aku nggak mau kalah dengan tangisku tadi, aku menghampiri Kak Bella untuk yang kedua kali. Dan aku udah persiapkan semuanya bersama Tomi. Aku sudah sarapan 5 piring, supaya aku tidak pingsan, yang ada malah sakit perutku. Aku menghampiri Kak Bella dengan tempo detak jantung 150 birama 4/4.
            “Kak kenapa BBMku kemarin gak dibales sama kakak, kakak marah ya sama Aldo”, owhh “Bukannya namamu Ucup”, sahut kak Bella. “Aku Aldo kak yang kemarin di BBM”. Setelah lama-kelamaan aku berbicara dengan Kak Bella, aku mulai akrab. Dan aku bahagia, dan aku deg-degan, dan aku mimisan ^^. Bahagianya aku bisa mimisan, maksudnya aku bisa berbicara dengan Kak Bella. Aku memiliki rencana untuk ngajak Kak Bella dinner, tapi alhasil Kak Bella berkata bahwa dirinya sibuk malam minggu depan. Hatiku  menangis, jiwaku terluka, dan aku anemia. Apa hubungannya yaa??
            Siangpun berubah menjadi sore, sorepun berubah menjadi malam. Aku sudah mulai tidak berhenti-henti BBMan dengan Kak Bella, kecepatan Kak Bella membalas BBMku meningkat seiring waktu. Kecepatan Kak Bella membalas sekarang sama dengan kecepatan embun menjadi air pada pagi hari, cukup lama, namun ku bahagia.
            Tiba sudah hari akhir MOS ini, hari Ketiga. Lega sudah perasaanku ini, mendengar MOS tak lama lagi akan ditutup. Berarti sudah selesai aku disiksa, dihina, dijadikan barang caci maki. Siswa yang mengikuti mos tidak jauh beda dengan makanan bekas yang biasanya dibuang. Seperti itulah rasanya menjadi siswa yang lagi MOS.
            Sebelum pembicaraan pergi kemana-mana, aku akan melanjutkan pembicaraanku yang tadi dengan topic yang sama “Kak Bella”. Masalah baru muncul, ternyata si KEBO BERDIRI atoo si Boby itu juga suka sama Kak Bella. Gawat dong kalo gitu, aku gak boleh kalah saingan dengan Boby. Belom selesai perjuanganku mengalahkan Boby, hatiku lebih kacau lagi. Karena Kak Bella sudah berpacaran dengan Tomi. Aku heran kapan yang Tomi deketin Bella. Aku sempat marah kepada Tomi. Dan Tomi terus-terusan meminta maaf padaku.  Anggep aja hari ini aku tidak merasakan apa-apa. Jadi ceritanya aku langsung pulang sekolah dan kembali ke rumah dengan perasaan yang hancur lebur.
            Di rumah aku tidak bisa berhenti memikirkan kejadian tadi di sekolah, sementara BBku tidak berhenti berbunyi “Ceklink!! Ceklink!!”. Entah dari siapa BBM itu, rasanya aku sudah lemas, aku kalah dalam peperangan memperebutkan hati seorang wanita. Malam harinya pun aku tidak bisa tidur siang. Karena memang sudah malam. Akhirnya terpaksalah aku untuk membuka BBku tadi. Ternyata BBM yang terus menerus dating adalah dari Tomi. Tomi meminta maaf atas kejadian, masalahnya disini Kak Bella yang berbicara kalau suka sama Tomi. Siapa yang bakalan bisa menolak cinta dari seorang ketua Osis seperti bidadari habis mandi. Dan akupun memaafkan Tomi.
            Tak apalah pikirku, Indonesia terdiri dari 34 Provinsi, beribu-ribu pulau, dan berjuta-juta penduduk, apa aku harus mengejar cinta Bella terus? Yaa gak mungkin lahh. Persahabatan itu tipis sekali, lebih tipis dari kertas. Tapi tergantung kita menulisnya seperti apa dan menghapusnya seperti apa.


Read Users' Comments ( 0 )

MENGAPA ORANG MENYUKAI BADUT?



Banyak Orang yang Suka Badut
 
Charlie Chaplin pernah bilang, “Cuma badut yang bisa membuat manusia terbang ke awan, bukannya para politikus yang tukang berantem,” mulai terbukti kebenarannya.

Profesi badut sebenarnya tak kalah tua dengan kemampuan manusia berpolitik praktis. Konon, sejak zaman Yunani dan Romawi kuno, sudah ada manusia penghibur yang memoles wajahnya dengan bedak tebal dan berpakaian aneh, serta fasih memperagakan mimik-mimik lucu. Dan sampai sekarang banyak
sanggar badut.

Mereka tak hanya membuat tertawa orang-orang kaya yang stres lewat pertunjukan. Tapi juga menghibur dan mencari nafkah di jalan-jalan alias ngamen. Dengan kemampuan berpantomim dengan gerakan-gerakan slapstik yang konyol, boleh jadi merekalah salah satu penjaja hiburan jalanan tertua di dunia. Banyak
sanggar badut menyediakan jasa untuk menghibur orang.

Belakangan, istilah badut sendiri melebar ke mana-mana. Lihat saja, hampir semua pelawak dan pemancing tawa kini juga kerap dijuluki sebagai badut. Bahkan orang serius yang sedang bertingkah laku konyol pun dikatai badut. Ya, sebagai istilah, badut memang mengalami perluasan makna.

Tapi kalau melihat sejarahnya, badut mengacu pada seseorang yang punya dandanan lucu (kadang meniru karakter komik). Selain itu, didukung make-up tebal cenderung menor, hingga kostum berwarna norak nan unik. Ditambah kemampuan memperagakan mimik lucu dan gerakan-gerakan konyol, tanpa sedikit pun melepas kata-kata. Inilah yang membedakannya dengan pelawak konvensional.

Di Abad Pertengahan (sekitar tahun 500 M hingga 1.500 M) contohnya, tersebutlah karakter badut yang sangat terkenal. Masyarakat Eropa, khususnya Italia, mengenalnya sebagai arlecchino atau harlequin, yang dipopulerkan kelompok sandiwara commedia dell' arte. Kostum yang digunakan pun masih sangat sederhana, belum se-ngejreng sekarang.

Sedangkan busana badut seperti yang dikenal sekarang, sesungguhnya hasil perkembangan kostum yang pernah populer di Jerman dan Inggris, sekitar abad ke-18 M. Kala itu, dandanan dan gaya pantomim Pickellherring begitu terkenal. Cirinya, baju dan sepatu gombrong (kebesaran), penutup kepala warna-warni, serta renda besar yang melingkar di seputar leher sang badut.

Pada abad ke-18 M ini pula, badut mulai menjadi bagian penting dari pertunjukan sirkus. Maklum, atraksi sirkus biasanya dipenuhi adegan-adegan akrobat yang menegangkan. Nah, kehadiran makhluk aneh pemancing tawa diharapkan bisa mengendurkan kembali urat saraf yang meregang. Hingga saat ini, aksi para badut tetap menjadi mata acara yang ditunggu-tunggu.

Salah satu pelopor pemakaian kostum badut modern, sekaligus bintang sirkus di awal abad ke-18 M, adalah karakter Jocy yang diciptakan Joseph Grimaldi. Konon, kelebihan Jocy yang membuatnya dikenang dalam sejarah perbadutan adalah kemampuannya menghidupkan tokoh badut yang diperankan. Jocy tak sekadar melucu, tapi juga memainkan perasaan penontonnya, lewat mimik sedih, bahkan ketakutan.

Menjelang era perfilman modern, karakter badut mengilhami banyak tokoh bisnis hiburan. Komedian Charlie Chaplin dan Buster Keaton misalnya, mengadopsi spirit para badut dalam semua film bisunya. Mulailah perkembangan era baru perbadutan, dari awalnya mengamen di jalan, menjadi bagian tak terpisahkan dari bisnis hiburan.

Barangkali benar kata penulis lagu beken Amerika, Cole Porter (1893-1964): “All the world loves a clown.” Ya, sepertinya memang tak seorang pun di muka bumi ini yang tak suka badut. Tak salah kalau dia layak diberi gelar warga favorit dunia.



Read Users' Comments ( 0 )

KEPUNAHAN DISIPLIN DARI PERADABAN



            Surfei ini dilakukan kepada teman2ku satu sekolah diSMPN 1 Jatiroto. Entah hasil surfei ini benar adanya dalam dunia nyata, ataupun tidak. Surfei yang aku lakukan adalah mengenai hal disiplin. 2 dari 10 anak lebih suka terlambat bersama-sama daripada dating tidak terlambat tapi hanya seorang. Disiplin mulai terdegradasi dari klasemen. Kalo kamu amatin, 65,75% di film itu ada adegan terlambatnya. Jadi bagaimana hal ini tidak menjadi kebiasaan. Semua yang kita lihat sudah terbiasa terlambat. Pesan makanan terlambat. Bayar buku terlambat. Njjemput cewek mau jalan-jalan terlambat. Punah sudah disiplin. Jadi sebagai warga Indonesia mari kita selamatkan disiplin dari permukaan, jangan biarkan disiplin tenggelam ke tubuh kita terlebih dahulu.


Read Users' Comments ( 0 )