Cinta
Ketua OSIS
Hari
mos pertama tiba, rasa deg-degan yang tiada henti membuatku mau pingsan. Tapi
biarlah rasa itu mengiringi hari pertamaku masuk sekolah. Bel masuk berbunyi,
diadakanlah upacara pembukaan, yaa karena kalau upacara penutup pasti hari mos
terakhir? Gila! Aku kaget disana, pemimpin upacaranya ganteng banget. Tapi
kenapa aku jadi cari cowok ganteng? Harusnya aku nyari cewek cantik kan??
Tenang.. tenang.. aku masih normal kok.
Apa yang terjadi setelah itu aku tak
pernah menduga, masuklah ke lapangan upacara sosok ketua osis yang bisa buat aku mimisan^^. Namanya bella. Aku
gak bisa bayangin apa yang terjadi kalo aku papasan dengan jarak hanya 5m,
bakalan masuk UGD mungkin. Namanya anak yang baru mengenal cinta, pasti tidak
akan berhenti untuk memikirkan kejadian tersebut.
Beruntunglah aku, karena kak Bella
menjaga kelasku, kelas 101. Dan seperti biasa siswa baru pasti langsung disuruh
melakukan perkenalan. Dan aku melakukan perkenalan seperti biasanya. Namaku
Muhammad Yusuf Al Qodri, panggil aja…. “Ucup” sahut teman satu sekolahku di SMP
dulu, Tomi. Bukan-bukan aku biasanya dipanggil Aldo. Pikirku dalam hati :
MotherFu**er banget si Tomi tadi. Sejak saat itu pula panggilanku berganti
menjadi Ucup. Aku udah jadi bahan tertawaan dikelas, sialnya lagi si kak Bella dan
kak Boby ikut ketawa juga. Lebih apes lagi aku langsung nyolot aja. Osis
ngeselin!!! Masak ada siswanya diketawain ikut tertawa?.
Dan sial banget, aku harus jadi bahan bulanan kakak senior itu. Hari ini mungkin kiamat KW 17
batinku dalam hati. Aku diminta oleh kak Boby untuk ngegombal ke kak bella,
gila!! Pasti udah tau kan gimana rasanya jadi aku??!! BAHAGIA lahh. Namun akhirnya
aku bakalan ngegombal kak Bella tapi akhirnya aku pingsan dan gak jadi.
Ketika bel istirahat berbunyi aku
tersadar. Aku pergi ke kantin bareng Tomi, meski anaknya jahil namun Tomi ini
termasuk anak yang perhatian. Dijalan aku bertemu lagi sama si TroubleMaker
“Boby”, “Ucup gampang KO ternyata, hahaha”. Aku cuek aja, langsung jalan ke
kantin dan bilang ke Tomi “Gara-gara kamu tom, aku jadi dipanggil ucup”
bercanda lagi..^^ Enak banget dia ngomong kalo tadi bercanda, dia gak tau
dampaknya GEMPA BUMI. Di kantin
lagi-lagi aku beruntung, bertemu kak Bella. Tom duduknya deket kak Bella aja
ya. “terserah kamu aja deh, kasihan habis pingsan hehehe”.
Akhirnya aku bisa berjarak tak lebih
dari satu meter. Mintalah aku pin BBnya kak Bella. Kak.. boleh dunk minta
pinnya, tak ada reaksi. Gawat dia ternyata cewek yang cuek tapi gak pelit. Dia
langsung aja nulis pinnya di tisu. Dengan reaksi begitu aku seneng banget, tapi
ujung-ujungnya penyakit aku kambuh. Untung aja kali ini aku gak pingsan, tapi
cume gak sadar sebentar, tiba-tiba waktu bangun aku sudah berada di UKS lagi.
Kebayang kan siswa baru yang lain sudah mengenal lingkungan sekolah. Tapi aku
hanya mengenal UKS. Gimana enggak, aku sehari udah 2 kali di UKS, aku aja jadi
telat pulang karna di UKS.
Setelah mendapatkan pinBB pastinya
langsung saja aku invite, hatiku resah menunggu. Mungkin resah menunggu yang
aku rasakan ini serasa resahnya menunggu kereta api keberangkatan 6 pagi tapi
aku nunggu mulai jam 3 subuh. Kak bella baru confirm aku pukul 7 malam.
Lagi-lagi penyakitku kambuh aku langsung mimisan waktu kak bella confirm BBku.
Gembira bukan main..
Langung saja aku BBM kak bella..“Kak,
lagi sibuk kah?”, aku bbm si Bella. “Gak kok dek, Cuma lagi kerjain persiapan
MOS buat besok”. Hatiku lagi-lagi ngomong sama aku, “Itu namanya sibuk cup”.
“Kamu kenapa ikutan manggil cup?”. Aku bales lagi BBMnya, “Aku ganggu taa kak?”.
Namun akhirnya Kak Bella tidak membalas BBMku untuk yang kedua kalinya. Hatiku
nangis, akupun juga.
Hari esok telah datang, mungkin
tidak begitu cerah untuk ukuran jam set 7 pagi pada hari MOS kedua. Akupun
melakukan hal yang tidak biasanya aku lakukan. (Menghampiri cewek (Kak Bella),
pada hari kedua MOS ini aku tidak lagi dijaga oleh kak Bella, hatiku menangis
akupun juga^^.
Ketika
istirahat aku nggak mau kalah dengan tangisku tadi, aku menghampiri Kak Bella
untuk yang kedua kali. Dan aku udah persiapkan semuanya bersama Tomi. Aku sudah
sarapan 5 piring, supaya aku tidak pingsan, yang ada malah sakit perutku. Aku
menghampiri Kak Bella dengan tempo detak jantung 150 birama 4/4.
“Kak kenapa BBMku kemarin gak
dibales sama kakak, kakak marah ya sama Aldo”, owhh “Bukannya namamu Ucup”,
sahut kak Bella. “Aku Aldo kak yang kemarin di BBM”. Setelah lama-kelamaan aku
berbicara dengan Kak Bella, aku mulai akrab. Dan aku bahagia, dan aku
deg-degan, dan aku mimisan ^^. Bahagianya aku bisa mimisan, maksudnya aku bisa
berbicara dengan Kak Bella. Aku memiliki rencana untuk ngajak Kak Bella dinner,
tapi alhasil Kak Bella berkata bahwa dirinya sibuk malam minggu depan.
Hatiku menangis, jiwaku terluka, dan aku
anemia. Apa hubungannya yaa??
Siangpun berubah menjadi sore,
sorepun berubah menjadi malam. Aku sudah mulai tidak berhenti-henti BBMan
dengan Kak Bella, kecepatan Kak Bella membalas BBMku meningkat seiring waktu.
Kecepatan Kak Bella membalas sekarang sama dengan kecepatan embun menjadi air
pada pagi hari, cukup lama, namun ku bahagia.
Tiba sudah hari akhir MOS ini, hari
Ketiga. Lega sudah perasaanku ini, mendengar MOS tak lama lagi akan ditutup.
Berarti sudah selesai aku disiksa, dihina, dijadikan barang caci maki. Siswa
yang mengikuti mos tidak jauh beda dengan makanan bekas yang biasanya dibuang.
Seperti itulah rasanya menjadi siswa yang lagi MOS.
Sebelum pembicaraan pergi
kemana-mana, aku akan melanjutkan pembicaraanku yang tadi dengan topic yang
sama “Kak Bella”. Masalah baru muncul, ternyata si KEBO BERDIRI atoo si Boby
itu juga suka sama Kak Bella. Gawat dong kalo gitu, aku gak boleh kalah saingan
dengan Boby. Belom selesai perjuanganku mengalahkan Boby, hatiku lebih kacau
lagi. Karena Kak Bella sudah berpacaran dengan Tomi. Aku heran kapan yang Tomi
deketin Bella. Aku sempat marah kepada Tomi. Dan Tomi terus-terusan meminta
maaf padaku. Anggep aja hari ini aku
tidak merasakan apa-apa. Jadi ceritanya aku langsung pulang sekolah dan kembali
ke rumah dengan perasaan yang hancur lebur.
Di rumah aku tidak bisa berhenti
memikirkan kejadian tadi di sekolah, sementara BBku tidak berhenti berbunyi
“Ceklink!! Ceklink!!”. Entah dari siapa BBM itu, rasanya aku sudah lemas, aku
kalah dalam peperangan memperebutkan hati seorang wanita. Malam harinya pun aku
tidak bisa tidur siang. Karena memang sudah malam. Akhirnya terpaksalah aku
untuk membuka BBku tadi. Ternyata BBM yang terus menerus dating adalah dari
Tomi. Tomi meminta maaf atas kejadian, masalahnya disini Kak Bella yang
berbicara kalau suka sama Tomi. Siapa yang bakalan bisa menolak cinta dari
seorang ketua Osis seperti bidadari habis mandi. Dan akupun memaafkan Tomi.
Tak apalah pikirku, Indonesia
terdiri dari 34 Provinsi, beribu-ribu pulau, dan berjuta-juta penduduk, apa aku
harus mengejar cinta Bella terus? Yaa gak mungkin lahh. Persahabatan itu tipis
sekali, lebih tipis dari kertas. Tapi tergantung kita menulisnya seperti apa
dan menghapusnya seperti apa.
0 komentar:
Posting Komentar